Penulis Blog antara Uang dan Kepuasan

17 comments

Penulis Blog antara Uang dan Kepuasan – Bicara Ngeblog, blogger, nulis artikel, Kode HTML, traffik blog, adsense dan lain sebagainya. Sesuatu yang dikerjakan bersungguh-sungguh akan menghasilkan ending yang diharapkan, itu tentu yang sering kita dengar dari orang tua, guru maupun dari para motivator di sekitar kita.

Benarkah ?, tentu tidak ada yang dapat menyalahkan pakem yang satu ini. Mengerjakan sesuatu dengan kesungguhan tentu bisa dilihat dari contoh di sekitar kita. Bagi Seorang blogger, Ngeblog adalah aktivitas yang menurut pandangan orang lain bisa bermacam persepsi.

Persepsi dalam tanda kutip disini termasuk pandangan negatif dan pandangan positif. Orang lain yang belum mengerti apa itu blog pasti menganggap pekerjaan orang yang tidak produktif, hanya duduk-duduk saja, kerjanya cuma didepan komputer sambil nyruput segelas kopi dan lain sebagainya. Namun bagi orang yang sudah mengenal aktifitas blogger tentu pandangannya akan lain, Mereka punya pandangan kalau aktifitas ngeblog termasuk aktifitas yang kreatif, berguna dan tidak sia-sia, bermanfaat bagi orang lain dan tentu endingnya bisa menghasilkan isi dompet.

Baca:   Cara Sembunyikan Tautan Link di balik Image atau Banner

Lho kok ujung-ujungnya isi dompet ?, tidak dipungkiri, aktifitas blogging dengan segala aktifitasnya merupakan pekerjaan yang menyenangkan, menantang sekaligus menghasilkan. Bagi seorang blogger yang hanya ingin ‘fun’ tentu endingnya dia akan mendapat ‘fun’. bila blogger ingin uang tentu dia bisa dan terbuka lebar jalan untuk menghasilkan pundi-pundi uang. Tujuan menentukan ending dari hasil yang dituju.

Ada seorang blogger yang kerjaannya hanya nulis melulu dengan tingkat imajinasi dan tingkat kreatifitasnya. tentu bisa ditebak, dialah seorang blogger yang ingin menyimpan memori ilmunya melalui sebuah tulisan untuk tujuan dirinya dan orang lain.

Blogger yang menumpahkan segala uneg-unegnya melalui tulisan yang bisa diperatanggungjawabkan akan lebih mempunyai sisi kepuasan tersendiri dibanding blogger yang hanya menentukan tujuan untuk lembaran-lembaran uang. Apakah seperti itu ?

Blogger dengan tujuan hanya uang, rata-rata dia menulis dengan ketidak sungguhan, maksudnya bisa saja dia menulis beratus-ratus artikel namun nilai kepuasan di hati hanya diukur dengan uang. apabila uang tidak kunjung didapat atau juga bila jumlah uang tidak memenuhi standart yang ditujunya maka hasilnya bisa ditebak, stres meningkat, ketidak tenangan, dan kondisinya akan semakin terlihat ‘kacau’.

Baca:   Cara atasi gagal sambungan karena kesalahan APN

Namun bila Blogger atau sang penulis bertujuan menumpahkan keahliannya di media artikel dengan cerdas, senang menulis, agar bermanfaat bagi yang membaca tentu endingnya akan bisa anda lihat, sang blogger akan merasa lebih tenang dan lebih percaya diri. Ujung-ujungnya apa ? ujungnya sang blogger bisa secara mudah mendapatkan uang dari apa yang yang tidak dia sangka-sangka yaitu uang.

Contoh, Banyak penulis blog yang dari awal mengejar target untuk mendapat restu diterima menjadi publisher google adsense namun ketika target tulisan terasa memenuhi untuk mendaftar dan tidak diterima sebagai mitra google, dia akan ‘loyo’ ditengah jalan, tidak semangat dan akhirnya berhenti untuk menulis.

Namun contoh lain dari seorang blogger yang awalnya tidak mengejar target untuk mendaftar mitra adsense dan akhirnya sekali daftar langsung diterima maka akan ada kepuasan tersendiri. Karena memang dari pengalaman beberapa blogger, konten yang berkualitas akan mendatangkan rizki dengan sendirinya. itupun yang admin rasakan sampai saat ini.

Baca:   Cara pasang Kode adsense di Paragraf pertama artikel

Intinya dari artikel diatas adalah, Menulislah dan jangan kejar target untuk mendapat uang terlebih dahulu. Uang akan datang ketika anda dengan ‘ikhlash’ dan cerdas menumpahkan keahliannya daan ilmu untuk dibagikan via media tulisan kepada pembaca.

Siapa yang tidak senang dengan artikel yang banyak manfaatnya dan asli dari hasil buah fikiran anda sendiri ?, tentu semua orang akan menghormati hasil karya anda. Kata pepatah ‘Semua ada prosesnya’… benarkah ? tentu pembaca semua akan meng-amini kata pepatah yang satu ini… semoga bermanfaat.

Tags: