Bagaimana Prosedur Menolong Korban Gigitan Ular Berbisa?

Bagaimana Prosedur Menolong Korban Gigitan Ular Berbisa? – Kebanyakan manusia sangat tidak menyukai adanya Hewan yang satu ini, selain sebagian Ular beracun juga sangat menakutkan kalau bertemu dengan hewan Ular yang banyak variannya ini. Beberapa Jenis Ular yang berbisa bisa sangat berbahaya ketika kita tergigit dan akibatnya nyawa sebagai taruhannya.

Bagaimana Prosedur Menolong Korban Gigitan Ular Berbisa?

Disamping itu, banyak juga jenis ular yang ada di sekitar kita tidak berbahaya dan bila menggigit hanya meninggalkan luka luar saja. Dan untuk tingkat Racun di Ular Berbisa yang ada di Indonesia memang ada beberapa tingkatan, ada yang digigit efek racunnya menyebabkan Kantuk, demam tinggi, kelumpuhan sampai meninggal dunia.

Adanya pengetahuan tentang Jenis ular yang berbisa dan tidak serta pengetahuan cara menolong orang yang tergigit ular bisa sangat berharga bila suatu waktu ada teman, kerabat atau orang lain yang terpatuk ular.

Ciri-ciri Ular berbisa

Ular Berbisa Rendah

Adapun Ular yang berbisa rendah mempunyai ciri-ciri Gerakannya cepat karena secara refleks apapun gerakan itu, baik dilakukan manusia atau hewan lain dianggapnya musuh.

Aktifitas ular yang racunnya berkadar rendah banyak beraktifitas di siang hari dan membunuh mangsanya rata-rata dengan membelitnya.

Bentuk kepala ular ini Bulat menyerupai bentuk agak oval, tidak mempunyai taring sehingga beberapa kasus gigitannya kebanyakan tidak menimbulkan luka dan hanya timbul memar atau terkoyak namun tidak mematikan. Dan satu lagi, umumnya ular tidak berbisa setelah menyerang musuhnya dia langsung lari bersembunyi.

Baca:   Apa Beda PTP dan MTP di Android Untuk transfer via kabel USB?

Ular Berbisa Tinggi

Adapun Ular yang mempunyai Bisa tergolong tinggi ciri-cirinya antara lain Gerakannya cenderung Tenang, tidak takut pada manusia dan kejadian umum ketika manusia memukulnya si Ular menyerang balik.

Kebanyakan Ular jenis berbisa banyak beraktifitas di malam hari, Bentuk kepala cenderung berbentuk segitiga, memiliki taring bisa, Ketika mematuk sekaligus menyuntikkan racun ke mangsanya dan ciri umum lainnya ketika setelah mematuk mangsanya dia tidak segera lari namun masih tetap ditempat.

Adapun orang yang terkena patukan ular beracun, selain faktor kaddar bisa yang disuntukkan si ular juga ada faktor ketahanan antibodi dalam tubuh manusia itu sendiri. Jadi walau jenis ularnya sama namun efek di setiap manusia tidak akan sama karena ketahanan Tubuh juga merupakan faktor penting menentukan penanganan akibat gigitan ular.

Prosedur Pertolongan Pertama Korban Gigitan Ular

1. Usahakan korban tetap tenang dan jangan banyak gerakan karena jika korban panik dan jantung memompa darah dengan cepat maka sirkulasi darah yang tercampur dengan racun ular akan lebih cepat menyebar dan memperparah kondisi.

2. Segera jauhkan korban dari tempat kejadian, misal berada di semak-semak dan nantinya ada potensi gigitan ular lain disekitar itu, maka bawa korban ke tempat yang teduh dan nyaman sebelum melakukan pertolongan pertama.

Baca:   Cara Setting FB Lite agar Terlihat Offline saat Online

3. Segera cari cari tali atau sesuatu untuk mengikat bagian atas tubuh yang terkena gigitan yang tujuannya untuk memperlambat proses sirkulari darah ke jantung. Usahakan cari pengikat karet kalau ada karena bersifat elastis dan lebih maksimal menekan aliran darah.

4. Pastikan posisi jantung korban berada diatas bekas gigitan, misalnya yang digigit kaki maka jangan baringkan korban dengan posisi kaki terangkat melebihi tinggi jantung agar aliran darah tidak cepat menuju jantung.

5. Kenali jenis Ular, bila korban bisa berbicara dan melihat warna dan jenis ularnya maka bisa untuk referensi mencari antibodinya di Puskesmas atau rumah sakit.

6. Anda juga bisa mengenali jenis gigitan ular yang berbisa tinggi umumnya terlihat jelas dua titik yang berarti taring ular menancap dan berhasil menyuntikkan racunnya. Bila bekas gigitan berbentuk huruf U dan hanya terkoyak atau memar bisa berarti ular yang menggigit tidak berbisa.

Prosedur pertolongan Gigitan ular berbisa

Di bawah ini contoh adda kasus korban tergigit ular berbisa, maka pertolongan pertamanya bisa anda lakukan seperti ini:

1. Pastikan posisi korban sudah nyaman dan benar, bekas gigitan lebih rendah dari posisi jantung

2. Cek ikatan jangan sampai kendor dan setiap 10 menit kendorkan ikatan selama 1 menit

3. Proses mengeluarkan racun yaitu dengan pisau yang sudah disterilkan, buatlah luka baru kurang lebih sedalam setengah sampai 1 Cm, buat luka menyilang di bekas gigitan

Baca:   Bagaimana Mengatur Hasil Kamera Advan depan Terbalik ?

4. Jangan mengeluarkan racun dengan cara dihisap karena sangat berbahaya bagi si penolong, Racun bisa masuk ke dalam pori-pori mulut atau sela gigi dan masuk ke aliran darah atau bahkan bisa besar kemungkinan tertelan tanpa disadari.

5. Pengeluaran racun bisa dilakukan dengan menekan dan mengurut ke arah luka. lakukan berulang kali dan pada kondisi ini korban bisa sangat kesakitan dan meronta. Usahakan ada yang memegangi korban atau mendekapnya agar tidak banyak gerakan.

6. Proses pengeluaran racun bisa dilakukan berulang-ulang sampai darah yang berwarna merah kehitaman serta berbuih keluar dan berganti warna merah segar.

7. langkah selanjutnya yaitu sesegera mungkin melarikan korban gigitan ular berbisa ke puskesmas atau Rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lanjutan.

Pertolongan pertama sangat dianjurkan karena bila jarak rumah sakit atau puskesmas terlalu jauh maka dikhawatirkan racun akan lebih cepat menyebar dan membahayakan si korban. Jadi usahakan ada pertolongan pertama dengan menenangkan korban dan sebisa mungkin mengeluarkan racun dalam tubuhnya dengan prosedur yang benar walau alat seadanya.

Itulah tips cara dan prosedur pertolongan pertama pada korban gigitan ular berbisa yang bisa admin sampaikan kali ini, semoga bermanfaat.

Tags: