Monday, December 19, 2016

7 Jenis Firewall dan Kegunaannya


Pada era modern seperti sekarang ini, semua perangkat elektronik sudah dapat tehubung dengan jaringan internet. Bukan sebatas handphone atau komputer, tapi televisi dan bahkan kulkas pun sekarang ada yang sudah dapat mengakses internet. Terhubungnya internet dengan perangkat-perangkat elektronik yang kita miliki, tentu saja memiliki banyak sekali manfaat.

7 jenis firewall da kegunaannya

Di sisi lain, hal ini juga membuat semakin luasnya ruang kejahatan di dunia maya kepada kita. Oleh karena itu, kita membutuhkan alat yang dapat memfilter hal apa saja yang dapat berhubungan dengan perangkat elektronik milik kita. Alat tersebut dikenal dengan sebutan firewall. Dan jenis firewall yang tersedia ada beragam. Berikut akan kami jelaskan tujuh jenis firewall beserta kegunaannya. Check this out.

Jenis-Jenis Firewall dan Kegunaannya


· Packet Filter

Jenis yang pertama disebut dengan packet filter. Jenis ini adalah jenis yang paling sederhana. Firewall jenis ini berbentuk penyaringan paket data yang masuk oleh dua buah Network Interface Card (NIC) dalam sebuah komputer. Biasanya, perangkat ini disebut dengan packet-filtering router. 

· Circuit Level Gateway

Jenis Kedua adalah Circuit Level Gateway. Jenis ini biasanya merupakan komponen suatu proxy server. Lebih dari itu, firewall ini berjalan di level yang lebih tinggi pada model referensi OSI dibanding dengan jenis Packet Filter Firewall. Tepatnya, firewall ini beroperasi pada lapisan sesi (session layer).

Bila Anda ingin menyembunyikan informasi yang berkaitan dengan jaringan yang terproteksi, modifikasi dari jenis firewall ini bisa Anda andalkan. Namun kekurangan dari firewall jenis ini adalah tidak melakukan proses filter atas beragam paket individual di suatu koneksi.

· Application Level

Firewall ini juga dikenal sebagai Proxy Firewall atau Application Level Gateaway. Proses firewall ini bukan hanya berdasarkan sumber, tapi paket tersebut tidak akan secara langsung sampai ke server tujuan, melainkan hanya sampai di firewall saja. Selanjutnya akan dibuat koneksi baru ke server tujuan dan atribut paket, tapi isi dari paket tersebut tetap tercapai. Bila dilihat dari sisi layer TCP/IP, firewall ini akan melakukan penyaringan pada layer aplikasi (Application Layer).

· Network Address Translation (NAT)

Selanjutnya adalah jenis Network Address Translation atau disingkat NAT. Firewall ini menyediakan perlindungan terhadap system secara otomatis di balik firewall. Kondisi ini dikarenakan koneksi yang diizinkan oleh firewall berjenis NAT ini hanya dari komputer yang letaknya di balik firewall. Ditambah lagi, tujuan NAT firewall adalah untuk melakukan multiplexing pada arus jaringan internal lalu mengirimkannya ke jaringan yang lebih luas seperti WAN, MAN ataupun jaringan Internet.

Hal ini menjadikan paket tersebut seperti berasal dari sebuah IP address. Selain itu, NAT juga membuat tabel yang memuat data tentang koneksi yang ditemui oleh firewall. Tabel ini berfungsi untuk memetakan alamat suatu jaringan internal ke eksternalnya. Untuk kemampuan dalam meletakkan seluruh jaringan di balik IP address didasarkan pada pemetaan port-port NAT firewall.

· Stateful Firewall

Jika Anda mencari firewall yang menggabungkan berbagai keunggulan yang ada pada firewall lain seperti packet filtering, Proxy dan Circuit Level dalam suatu system, firewall ini bisa menjadi alternatif pilihan. Stateful firewall memiliki kemampuan filtering pada arus atas dasar karakteristik paket, seperti halnya firewall berjenis packet filtering serta memiliki pengecekan pada sesi koneksi untuk meyakinkan kalau sesi koneksi tersebut diizinkan.

· Virtual Firewall

Nama virtual dalam virtual firewall merujuk pada firewall logis tertentu yang ada dalam suatu perangkat fisik. Firewall ini memperbolehkan beberapa jaringan untuk dilindungi oleh firewall yang memiliki keunikan dimana berfungsi untuk menjalankan protokol keamanan yang juga unik cukup dengan memanfaatkan sebuah perangkat.

Dengan menggunakan virtual firewall, sebuah Internet Service Provider (ISP) dapat menghadirkan layanan firewall untuk para pelanggannya sehingga arus jaringan mereka selalu aman, cukup dengan memfungsikan sebuah perangkat. Tentu saja ini akan menjadi pemangkasan biaya (efisiensi) yang signifikan. Meski sebenarnya firewall jenis ini hanya dijumpai pada firewall kelas atas, seperti Cisco PIX 535.

· Transparent Firewall

Yang terakhir adalah Jenis transparent firewall atau juga disebut bridging firewall. Sebenarnya, jenis ini bukan merupakan firewall murni. Firewall ini hanyalah turunan dari satateful firewall. Transparent firewall dapat melakukan hal apa saja yang bisa dilakukan firewall jenis packet filtering seperti stateful firewall. Selain itu, jenis ini juga tidak terlihat oleh pengguna sehingga dinamakan Transparent Firewall. 

Itulah 7 jenis firewall beserta kegunaannya. Jenis apakah yang dipakai dalam hp atau laptop Anda? Jangan sampai kita membiarkan penjahat cyber dengan mudahnya memasuki jaringan dan berbuat kejahatan pada jaringan kita.


Emoticon Emoticon